Risa's blog

Fortune teller

Posted on: March 29, 2008

Do you believe in fortune teller? You might belive it or not. That’s up to you. Yang pasti tadi Q dateng ke satu stan di buuk fair yg diadain di GOR UNY, stan itu namanya stan fortune teller. Selain ngunjungi stan2 buku tentunya. Di stan tersebut, Q coba ngramal nasibQ dim as depan. Yang antre lumayan bnyak sih, so Q juga hrs sabar nunggunya. Akhirnya pas tiba giliranQ si peramal tsb, lihat garis tanganQ, trus dia langsung bilang”kenapa kamu g PD sama diri kamu sendiri?” Q jg rada kaget, kok tiba2 ngomong gitu. Trus Q bilang ja, “di keluargaQ bnyk orang2 sukses, jd Q ngrasa Q g bisa apa2”.
Peramal, “dimata saya, Qm pnya kemampuan lho”. “buktinya skrng kamu ada di dpn saya, Qm dah nglewatin masa2 SD, SMP, SMA, sampai skrng. Kamu sudah berhasil melampaui masa2 sulit”.
Dia jg bilang, ”Kamu lebih beruntung dibandingkan temen2 kamu kan?”
Q Cuma ngangguk aja
Peramal bilang lagi, “nasib kamu bagus. Coba kamu bandingin sama temen2 Qm, mereka ga bisa kuliah, mesti kerja demi keluarga”.
Q langsung inget sama temen2 SMA dulu, dimana mereka yang ngelanjutin kuliah Cuma beberapa persen ja, mungkin 25 % lah, yang 25% belajar di pondok pesantren, 25 % menikah, 25 % kerja serabutan plus nganggur.
Tapi Q jawab,” saya sering gagal”
Peramal bilang, “semua orang pernah gagal. Yang perlu kamu inget bukan kegagalan itu.”
Q ngerti maksud si peramal.
Dia bilang,”kamu masih dibayang2ngi sama masa lalu kamu, dan itu bikin kamu g bisa berkembang untuk saat ini, padahal kamu punya kemampuan untuk itu.”
Tapi, kamu g usah menyalahin keluarga kamu yang nuntut kamu seperti ini dan itu.
pikiranQ langsung flashback ke masa lalu. Q coba buat nginget2 masa itu.
Q Cuma ngaangguk2 ja, pertanda ngerti sama yang diomongin.
“yang mesti kamu ubah adalah pola piker kamu, sekarang memang keluarga kamu mandang “nyepelein” kamu. Tapi itu potret kamu sekarang. Mereka ga tau potret kamu 5 tahun mendatang kan? Kamu bisa sukses di masa mendatang.” Besok kalau kamu sudah kerja, kamu bisa nunjukin siapa diri kamu, kamu punya harga diri.
Q nanya, “besok kira2 Q kerja di bidang apa?”
“hmmm….(mikir panjang) wartawan? reporter? “
“Di bidang jurnalistik ya??? Q memang suka sama bidang itu.”
“iya, kamu tau minat kamu, dan kamu sudah merintisnya dari sekarang.”
Q Cuma bisa bilang Amien dalam hati. Smoga impianQ jadi reporter jadi kenyataan.
“Kira2 Q bisa dapet beasiswa ke luar negeri ga?” coz sekarang Q lagi nyoba masukin lamaran beasiswa,” kataQ
Peramalnya geleng2 kepala
“Kenapa ga nyoba beasiswa yang lokal2 aja, kayak Sampoerna, Jarum.”, jawabnya.
Tapi Q da kesempatan ke LN ga?
“ada sesudah kerja”
Trus klo soal jodoh gimana?
“kayaknya tahun depan masih belum. Soalnya tahun depan, Qm masih focus sama beasiswa dan kuliah. Ga da yang sempurna semuanya, Ga bisa dapet semuanya. Kamu focus kuliah, habis itu dapet kerja, dapet duit, nanti gampang lah soal itu.
“Hmmm…..gitu ya,” jawabQ sambil ngangguk.

Itulah hasil perckapanQ sama si fortune teller. Entah ramalannya nanti bakalan terjadi attau g, ya…Wallahhu A’lam lah. Semua Allah yang ngatur, Cuma semua yang diomongin, bisa Q jadiin panduan dan motivasi untuk satu tahun ke depan. At least, Q tau dikit2 lah what should I do.
Q jadi rada bersemangat nieh…buat ngejar long term career aspiration, namely to be journalist or reporter. Kanapa Q milih itu ya? Kenapa g kerja yang laen. Q juga gat au. Tapi dulu pas Q masih SD, Q pernah nonton film di TV waktu itu ada tayangan yang nampilin kisah seorang pembawa acara berita TV, judulnya anchor woman. Dia kerja di stasiun tv, tiap hari dia baca berita. Namun pas ada konflik, dia di pecat dari kerjaannya. Dia digantiin sama news presenter yg laen. Saat itulah, dia dapat job baru, masih tetap jadi presenter news, tapi g disebuah stasiun TV besar, tapi Cuma stasiun TV kabel. Diamana semua peralatannya serba sederhana, fasilitasnya jauh banget sama stasiun tv yg dulu. Tapi dia te2p mau kerja, dari pada jadi pengangguran pikirnya. Tapi dia jg punya rasa malu, gengsi donk, habis kerja distasiun tv gede, skrng malah kerja ditmpat yang kecil.
Namun justru disitulah inti ceritanya. Pas dia sedang liputan, ada sebuah kejadian yang menurutnya nilai beritanya kecil, sebuah lubang di jalan kecil, tapi dia tidak merduliin itu. Besoknya ada seekor anjing yang jatuh di lubang tadi. Langsung di turun kelapangan, ngiput kejadian itu, plus mereportase proses evakuasi anjing malang tsb. Dia begitu terharu ketika lihat proses tsb. Dia jadi sadar, hal2 yang dia anggap g pny nilai berita, ternyata penting buat masyarakat. Disitulah dia menemukan idealisme seorang reporter.

Terus ternyata tanpa sepengetahuan dia, temen kerja di stasiun tv kabel, ngirimin hasil liputan dia ke sebuah lomba. Pernah suatu ketika, waktu ada press conference dia meliput sama seorang kameramen. Kamera stasiun dia di dorong sama kameramen stasiun tv gede yang pernah dia kerja dulu. Dia g terima perlakuan diskriminasi, trus dia marah2 ke kameramen yg salah tadi. Dia ga terima klo stasiun tv besar ngremehin stasiun tv kabel. Akhirnya semua orang tau klo dia kerja di stasiun tv kabel yang kecil. Dia juga ngejelasin klo dia bangga kerja distasiun tv kecil, tapi punya nilai2 luhur n punya idealisme. G kayak stasiun tv gede tapi penuh nilai2 komersial.
Beberapa hari kemudiaan, hasil liputannya menang lomba. Trus bnyk media yg menyoroti kehebatannya. Akhirnya stasiun tv yg dulu mecat dia, minta dia kembali bekerja. Disitulah hatinya bimbang. dia bingung, klo dia nerima tawran itu, dpt dipastiin dia bakalan jadi produser acara news plus gaji gede n fasilitas yg menarik. Temen2nya di stasiun tv kabel pun support dia buat balik ke stasiun tv nya dulu. Dia mikir trs. Akhirnya dia milih te2p kerja di stasiun tv kabel.

Film yg Q tonton waktu SD, mampu menginspirasiQ sampe sekrng. tp sayangnya, kadang inspirasi itu menguap gtu aja, g tau ilang entah kemana. sekarng Q m’coba buat menyusun kepingan2 mimpi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2008
M T W T F S S
    Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Blog Stats

  • 57,560 hits

Klik tertinggi

  • None

Pages

%d bloggers like this: